
Betung ( MTsN 5 Muaro Jambi )
Pagi itu, 6 Agustus 1945, cuaca sejuk menyelimuti Negeri Sakura Jepang. Sang mentari seperti biasa kembali melaksanakan tugasnya menyinari alam semesta. Begutilah sang surya, tak pernah pilih kasih memberikan cahaya kehidupan bagi semua mahluk.
Hiroshima, kota utama di negeri itu, seperti biasa kembali memulai denyut kehidupan. Tidak ada tanda-tanda akan terjadi tragedi kemanusiaan yang kelak di catat dalam sejarah dengan tinda hitam berlumur darah. Namun, tiba-tiba...
Duaaaarrrrr.
Bom nuklir meledak di jantung kota. Seluruh kota 'basire', warga 'takalenjit' dan 'bekatabut' menyelamatkan diri. Namun, efek radiasi nuklir yang menyebar, memaksa banyak korban berjatuhan. Paling banyak diantaranya adalahb warga sipil. Begitu lah perang, selalu mengorbankan rakyat kecil yang tidak berdosa. Jepang tergunjang.
Bersambung
Bahasa Kumpeh :
1. Basire : Porak Poranda
2. Takalenjit : Kaget
3. Bakatabut : Lintang Pukang
Penulis : Waka Humas ( Hendri Sirajobulu )
|
40x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...