
Kebersihan merupakan salah satu aspek yang mendukung dalam proses KBM di madrasah. Jika lingkungan bersih, maka tentu belajar pun nyaman. Oleh karna itu, hari pertama siswa hadir dimanfaatkan oleh keluarga besar MTs N 5 Muaro Jambi untuk bergotong royong membersihkan lingkungan. Kegiatan gotong royong ini dilaksanakan baik oleh siswa-siswi maupun para guru termasuk Kepala Madrasah, Yusran. S.Pd. Pantauan di lapangan tampak beliau dengan penuh semangat 'ngalumpukkan' ( Bahasa Kumpeh ) sampah-sampah yang berserakan di got depan ruang perpustakaan.
Dalam kesempatan ini juga, Kepala Madrasah meluncurkan sebuah inovasi yang diberi nama "SAKU", alias sampah jadi buku. Sampah bekas minuman dan lain-lain bisa di manfaatkan untuk kegiatan produktif dengan di kumpulkan lalu di jual dan hasilnya di belikan buku untuk di simpan di perpustakaan. Dengan demikian, lingkungan menjadi bersih plus koleksi buku bacaan di perpustakaan bisa terus bertambah. Siswa-siswi sebagai ujung tombak dr gerakan ini, selain dapat menjaga kebersihan lingkungan juga secara tidak langsung menanamkan karakter hidup sehat dan cerdas.
" Gerakan SAKU atau Sampah Jadi Buku ini adalah bagian daripada upaya kita untuk mengendalikan sampah yang 'manenang' ( berserakan, bahasa Kumpeh ) agar lingkungan menjadi bersih dan juga bisa dimanfaatkan untuk hal produktif seperti di jual dan di belikan ke buku. Koleksi buku di perpustakaan kita saya perhatikan sangat kurang. InsyaAllah dengan program ini koleksi buku kita akan 'batukuk' ( bertambah, Bahasa Kumpeh )". Demikian statement beliau diakhir wawancara.
|
174x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...