
3. Mengajak untuk Evaluasi Tata Kelola Lingkungan
Bencana 'kenyok' hanya sekadar fenomena alam, tetapi juga hasil dari perilaku manusia. Banjir Sumatera mengingatkan kita akan pentingnya
menjaga hutan,
mengendalikan aktivitas tambang dan perkebunan besar, memperbaiki drainase perkotaan,
serta merencanakan tata ruang secara lebih bijak.
Dengan demikian, banjir bisa menjadi momentum untuk memperbaiki kebijakan lingkungan yang lebih berkelanjutan. Disamping itu juga menjadi peringatan bahwa segala kerusakan yang terjadi itu adalah akibat dari 'gawe' tangan manusia yang tidak bertanggung jawab. Al-Quran pun telah mengingatkan kita akan hal ini dalam Surat Ar-Rum ayat 41 :
Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia. (Melalui hal itu) Allah membuat mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
Bersambung
Bahasa Kumpeh :
1. Kenyok : Bukan
2. Gawe : Perbuatan
Penulis : Waka Humas ( Hendri Sirajobulu )
|
92x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...