
Betung ( MTsN 5 Muaro Jambi )
Menyambut Tahun Baru dengan Cara yang Dibolehkan
Islam mengajarkan keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat. Menyambut Tahun Baru Masehi diperbolehkan selama tidak mengandung unsur maksiat atau hal-hal yang dilarang syariat. Beberapa sikap yang dianjurkan antara lain:
1. Memperbanyak doa, memohon ampunan atas kesalahan di masa lalu dan meminta petunjuk agar tahun yang akan datang diisi dengan kebaikan.
2. Membuat niat dan rencana kebaikan, seperti meningkatkan kualitas shalat, memperbanyak sedekah, dan memperbaiki akhlak.
3. Menghindari perayaan berlebihan, seperti pesta hura-hura, minuman keras, atau kegiatan yang melalaikan dari mengingat Allah.
Dengan demikian, seorang Muslim tetap dapat menyambut pergantian tahun tanpa kehilangan jati dirinya sebagai hamba Allah. Islam sangat menekankan pentingnya harapan (raja’) dan usaha. Tahun baru bukan sekadar perubahan angka, tetapi kesempatan baru untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Setiap hari sejatinya adalah “tahun baru” bagi seorang Muslim untuk berbuat lebih baik dari sebelumnya.
Rasulullah ﷺ mengajarkan umatnya untuk selalu optimis dan tidak berputus asa dari rahmat Allah. Maka, harapan di tahun yang baru seharusnya tidak hanya berorientasi pada keberhasilan duniawi, tetapi juga keselamatan dan kebahagiaan di akhirat.
Bersambung
Penulis : Waka Humas ( Hendri Sirajobulu )
|
29x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...