
Jambi, 20 November 2025, (By: Yusran Zainal) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi melaksanakan kegiatan Pembinaan Kepegawaian yang dipimpin langsung oleh Staf Ahli Menteri Agama RI, Dr. Faisal Ali Hasyim, yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Agama. Pembinaan ini diikuti oleh para pejabat, kepala satuan kerja, serta kepala madrasah.
Pembinaan diawali dengan penguatan spiritual. Dr. Faisal mengingatkan bahwa bekerja di Kementerian Agama bukan sekadar rutinitas administrasi, tetapi bagian dari ibadah. Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT:
�Dan katakanlah: Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu��
(QS. At-Taubah: 105)
Ayat tersebut, menurut beliau, mengajarkan bahwa setiap tugas ASN harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, transparan, dan bernilai ibadah.
>>Pelayanan Prima Dimulai dari Senyuman
Dalam paparannya, Dr. Faisal menegaskan pentingnya menghadirkan pelayanan prima yang menyenangkan masyarakat. Ia mengutip hadis Rasulullah SAW:
�Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah.� (HR. Tirmidzi)
Karena itu, ia meminta ASN untuk membangun pelayanan publik yang ramah, humanis, dan membahagiakan. Pelayanan yang baik, kata beliau, selalu dimulai dari senyuman para pegawai.
>>Kinerja Bukan Soal Lama Bekerja, Tetapi Karya yang Dihasilkan
Dr. Faisal menekankan bahwa pegawai tidak boleh terjebak pada pola pikir �yang penting hadir dan menunggu waktu pulang�. Yang lebih penting adalah kontribusi nyata.
�Prestasi tidak datang sekonyong-konyong. Ia lahir dari kerja keras yang terencana, terukur, dan berkelanjutan,� ujarnya.
ASN juga didorong untuk aktif berkolaborasi dengan berbagai stakeholder: komite, pemerhati pendidikan, tokoh masyarakat, serta unsur lain yang mendukung kemajuan layanan Kemenag.
>>Budaya Inovasi: Mulai dari Tiga Pertanyaan: Mengapa? Kenapa? Bagaimana?
Beliau menyampaikan bahwa seorang pemimpin harus memiliki gagasan, kreativitas, dan keberanian melakukan pembaharuan. Inovasi hanya muncul jika seseorang terbiasa bertanya:
� Mengapa hal itu terjadi?
� Kenapa harus dilakukan seperti ini?
� Bagaimana cara memperbaikinya?
Dengan kebiasaan berpikir kritis seperti ini, sistem yang baik dan modern, termasuk yang berbasis digital, akan tumbuh.
>>Pengelolaan Anggaran: Prioritas, Efisiensi, dan Akuntabilitas
Di tengah keterbatasan anggaran, Dr. Faisal mengingatkan pentingnya skala prioritas, efektivitas, dan akuntabilitas. Birokrasi harus dikembangkan menjadi lebih sehat, lebih mudah, dan lebih cepat melayani.
Beliau juga menegaskan pentingnya budaya tidak cepat puas dengan hasil yang telah dicapai. �Kalau ada masalah, selesaikan. Jangan tunggu sampai membesar,� ujarnya.
>>Menjadi Pegawai yang Dirindukan
Di akhir pembinaan, Dr. Faisal mengajak seluruh ASN untuk menjadi pribadi yang kehadirannya membawa ketenangan. Ia kembali mengingatkan pada sabda Nabi Muhammad SAW:
�Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.� (HR. Ahmad)
Dengan semangat itu, ASN Kemenag diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang rukun, penuh persaudaraan, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
|
39x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...