
Betung, 17 Maret 2025
Penulis : Waka Humas ( Hendri Sirajobulu )
Musim hujan kini telah datang. Hampir setiap hari atau malam hujan turun membasahi bumi. Kadang ' bakatenye' ( Bahasa Kumpeh : Hujan Ringan Tapi Awet ), lain waktu 'manesor' ( Bahasa Kumpeh : Lebat ). Kondisi ini menyebabkan air naik dimana-mana yang berujung pada banjir. Banyak rumah, jalan bahkan Madrasah/Sekolah terdampak banjir yang mengganggu kegiatan pembelajaran.
MTs N 5 Muaro Jambi, salah satu Madrasah unggulan di Kecamatan Kumpeh, juga tidak terlepas dari ancaman banjir ini. Hujan yang melanda beberapa hari terakhir ini sudah mulai digenangi air bagian belakang kelas dan tidak menutup kemungkinan akan terendam dalam beberapa hari ke depan jika hujan masih juga turun. Hal ini pernah terjadi pada tahun lalu dimana air sampai masuk ke dalam kelas sebatas lutut.
Kepala MTs N 5 Muaro Jambi, Yusran.S.Pd, mengatakan bahwa banjir ini selalu menjadi langgangan setiap tahun dan sangat mengganggu kegiatan pembelajaran dan juga membahayakan keselamatan siswa maupun guru. " Anak-anak sekarang banyak yang tidak bisa 'maronong' ( Bahasa Kumpeh : Berenang ), beda dengan kami 'bengen' ( Bahasa Kumpeh : Dulu ), pandai berenang semua. Untuk itu kami sudah mengajukan bantuan kepada Kementerian Agama Pusat lewat program SBSN untuk meninggikan bangunan. Besar harapan kami agar kiranya bisa disetujui. InsyaAllah MTs N 5 akan makin maju dan berkembang, Amin". Demikian harapan beliau
|
308x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...